Tanggal 31 Maret 2010,saya lagi gak ada kerjaan dan lagi stress mikirin UN IPA besok hehe
dan akhirnya,saya liat di daftar channel,ada acara "Don't Tell My Mother : North Korea",di National Geographic Channel,terus langsung aja saya liat penjelasannya,terus penjelasannya
"Diego menyamar menjadi seorang aktor untuk masuk ke Korea Utara"
terus sisanya saya lupa :D
mulainya jam 7,dan saya baru nonton jam 7.15,tapi gak apa-apa lah,yang penting bisa nonton sebagian besar
nah,host dari acara ini adalah Diego Bunuel asal Perancis,kenapa asal Perancis? karena orang Korea Utara itu paling anti sama yang namanya Amerika Serikat,termasuk warganya.
Pas saya nonton,hostnya lagi ada di Pyongyang (selama di Korut,diego didampingi oleh seorang Pemandu,dan Pemandu itu mengamati segala aktivitas yang Diego lakukan)dan menemukan kejanggalan di negara tersebut.
Ceritanya,si Diego itu lagi masuk ke dalem toserba di Pyongyang,terus ada penjaga dan kasir supermarket yang bilang "Maaf,tidak diperbolehkan merekam disini"
kontan Diego langsung kaget,dan masuk ke dalam toserba itu pake kamera tersembunyi,Di Dalem Toserba yang gelap itu,Diego menemukan produk-produk USA,seperti Oreo,Minuman Ber energi dan lain-lain.Sepintas saya denger di Supermarket itu,lagu yang diputer itu lagu yang mengagung-agung kan Kim Il-Sung,Presiden Abadi Korea Utara.
nah,dari Pyongyang,Diego melanjutkan perjalanannya ke Nampo,kota dekat Pyongyang,di situ,ia Melihat beberapa warga Korut yang sangat melarat,dan mereka belum mempunyai traktor untuk membajak sawah.Dia memesan kamar hotel di kota itu,lalu dia menemukan klosetnya bermerek,American Standard.
DI Korea Utara,Penduduk lokal jarang sekali yang mempunyai uang untuk menginap di hotel,karena disana,Hotel disewakan dengan menggunakan mata uang Euro atau Dollar,sungguh ironis,karena dollar itu adalah mata uang resmi dari Amerika Serikat yang notabene merupakan musuh besar Korut.
Di kota lain,dia masuk ke rumah salah satu warganya,dan rumah itu sangat bersih,pemilik rumah itu mengaku kalau semua rumah di Korut itu bersih,karena itu berasal dari kemauan para warganya yang sadar akan kebersihan.
Dari Nampo,dia pergi ke Panmunjom di perbatasan Korut-Korsel.Di kota itu ia menemukan tiang bendera tertinggi di Dunia dan dia melihat tentara kedua negara bertatapan dalam jarang yang sangat dekat.Dipisahkan oleh garis demarkasi yang sangat sakral menurut orang Korea Utara.
dari sana dia kembali ke Pyongyang dan memperingati May Day atau hari buruh Internasional,Disana hari buruh dirayakan dengan berdansa bersama,bernyanyi bersama dan yang paling aneh,Mengancurkan Gabus yang bertuliskan US.
dan dia pun mengunjungi tempat latihan menembak di Pyongyang,dan menemukan beberapa anak kecil yang berlatih menembak.Mereka sudah memulai latihan menembak pada usia dini,karena mereka anggap latihan itu sebagai upaya bela negara.
Di tempat itu,ia berlatih dengan menembak ayam jantan,tetapi dia menolaknya,karena Ayam Jantan merupakan simbol resmi dari Negara dimana ia berasal,Perancis.
Diego menegur pengawalnya dengan mengatakan "Menembak ayam jantan yang hidup,sama saja dengan menembak foto dari Kim Il-Sung"
dari situ ia mengikuti malam menjelang mayday di balaikota Pyongyang dan menari bersama

0 komentar:
Poskan Komentar